Metro — Pemerintah Kota Metro menegaskan komitmennya untuk menjadikan isu lingkungan hidup sebagai prioritas utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2030. Langkah ini merupakan respons strategis terhadap kompleksitas persoalan lingkungan dan kebutuhan akan pembangunan berkelanjutan.
Wakil Wali Kota Metro, Dr. M. Rafieq Adi Pradana, menyatakan bahwa kebijakan ke depan tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperhatikan kapasitas daya dukung dan daya tampung lingkungan kota.
Kami menjadikan lingkungan sebagai prioritas dalam RPJMD. Ini menunjukkan bahwa isu lingkungan bukan hal sepele, tapi sesuatu yang sangat mendesak untuk ditangani lima tahun ke depan,” ujarnya saat menghadiri diskusi bersama pegiat lingkungan di Pesantren Sampah Nusantara, Metro Utara, Jumat (13/6/2025).

Ia juga menggarisbawahi pentingnya partisipasi aktif dari masyarakat, komunitas, dan sektor swasta dalam menjaga lingkungan. Pemerintah membuka ruang komunikasi terbuka, baik secara langsung maupun melalui media sosial, untuk menyerap aspirasi dan kritik publik.
Sikap ini mendapat respons positif dari pegiat lingkungan. Slamet Riadi dari Yayasan Pusat Pesantren Sampah Nusantara (YPPSN) Metro menekankan bahwa penanganan sampah harus menyeluruh — dari hulu ke hilir — dan bahwa edukasi serta perubahan perilaku lebih penting daripada sekadar pengangkutan sampah. Demikian pula, Rahmad Syahrul dari Komunitas Selingan Metro menyoroti kebutuhan akan indikator kinerja yang jelas, penganggaran yang proporsional, serta keterpihakan program lingkungan dalam RPJMD.
Menurutnya, reformasi kelembagaan, regulasi berani, dan pelibatan warga dalam perencanaan sangat krusial. Sebagai dokumen strategis pembangunan lima tahunan, RPJMD kini menjadi acuan utama. Penetapan lingkungan sebagai prioritas dianggap sebagai langkah penting yang memerlukan pengawalan konsistensi publik.
Publik masih menanti bukti nyata—seperti optimalisasi pengelolaan sampah, penambahan ruang terbuka hijau, dan regulasi terhadap pencemaran lingkungan. > “Ke depan, kami akan terus mengawal. Lingkungan bukan hanya agenda pemerintah, tapi masa depan kita bersama,” tutupnya. Kota yang terus berkembang seperti Metro tidak bisa lagi mengabaikan keberlanjutan. RPJMD diharapkan menjadi cerminan tanggung jawab lintas generasi. (ADV)